WINDOWS VISTA SERVICE PACK 1
Service pack 1 untuk Windows Vista menawarkan berbagai hal, mulai dari kinerja sampai kompatibilitas.
Saat ini adalah momen yang tepat untuk mencoba Windows Vista. Kenapa? Karena Windows Vista sudah punya Service Pack 1 (SP1). Beberapa orang yang ditanyai ketika pertama kali Windows Vista diluncurkan tahun lalu menjawab kalau mereka belum mau menggunakan Windows Vista. “Tunggu ada SP1-nya,” begitu salah satu alasan yang sering muncul. Tapi sebetulnya, penjualan Wndows Vista terhitung cepat. Dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun setelah peluncuran, lisensi yang terjual sudah menembus angka 100 juta.
Sebetulnya, ketimbang sistem operasi Windows sebelumnya, Windows Vista merupakan sistem operasi yang lebih aman. Terbukti, pada tahun pertama, Windows Vista memiliki celah keamanan yang jauh lebih sedikit dibandingkan Windows XP di tahun pertamanya. Lalu, pada semester pertama 2007, Windows Defender di Windows Vista mampu mendeteksi malware 60 persen lebih banyak ketimbang Windows XP Service Pack 2.
Dengan hadirnya SP1, (mudah-mudahan) Windows Vista akan jauh lebih baik. Menurut keterangan di situs web Microsoft, SP1 mampu meningkatkan keandalan, performa, dan keamanan. Misalnya, penyalinan file yang lebih cepat, file ukuran raksasa bisa ditangani lebih baik, serta kompresi data yang lebih besar “Oke”. Selain itu, SP1 juga memiliki dukungan peranti keras yang lebih luas.
Menurut Lukman Susetio, Windows Client Product Manager PT. Microsoft Indonesia, Vista SP1 mengandung 450 jenis pembaruan. SP1 sudah berisi seluruh update untuk Windows Vista yang sudah dirilis sebelumnya, kecuali update yang dirilis dua bulan sebelum peluncuran SP1. Jadi, pengguna Windows Vista baru cukup menginstal SP1 untuk mendapatkan sebagian besar update. Tentu saja, kemudian melakukan instalasi terhadap update yang dirilis dua bulan sebelum peluncuran SP1.
JANJI SOAL KINERJA
SP1 menjanjikan banyak peningkatan kinerja. Berikut ini adalah contoh peningkatan kinerja yang di unduh dari situs resmi Microsoft.
º Mengurangi konsumsi bandwidth ketika menjelajah dalam jaringan.
º Mempercepat penyalinan file. Hasil tes internal yang dilakukan Microsoft membuktikan kalau proses penyalinan file 25 persen lebih cepat. Waktu penyalinan file dari computer non-SP1 dalam suatu jaringan jadi 45 persen lebih cepat. Kalau kedua Komputer menggunakan SP1, waktu yang dibutuhkan lebih cepat hingga 50%.
º Memperbaiki prediksi waktu penyalinan file.
º Mempercepat proses dengan file kompresi, baik pembuatan maupun penguraian (ekstrak).
